Bapaknya Roni terus berlari sampai akhirnya bertemu dengan mak Iroh pas didepan rumahnya.mak Iroh bertanya heran ada apa pak Iqbal kenapa kau lari seperti ketakutan dan menggendong Ilham apa yang terjadi lalu kenapa Ilham menangis?"
Saya tak bisa menjelaskan panjang lebar bu,jawab pak iqbal atau bapaknya Roni.
yang jelas kita sedang diburu oleh kuntilanak atau hantunya Bi Minah yang bergentayangan menantu emak sendiri,kita butuh perlindungan bu karena setan itu mengejar kita.jelas pak Iqbal."
Mak Iroh pun kaget mendengar pengakuan dari pak Iqbal lalu kemudian mengajak masuk untuk bersembunyi dirumahnya saja.
Pak Iqbal pun menuruti ajakan mak Iroh untuk segera masuk,namun secara tiba-tiba suara cekikikan tepat di atas atap rumah mak Iroh jelas terdengar dan kuntilanak itu menampakan diri,pak Iqbal,mak Iroh dan Ilham semakin ketakutan dengan hadirnya lagi sosok menyeramkan tersebut.
Kuntilanak itu segera terbang dan menghampiri mereka dengan gaya tangan nya tetap menjulur kedepan seraya ingin membunuh seperti yang sudah dilakukannya dengan para korban-korbannya.
Mak Iroh menangis meraung-raung dan berteriak memohon kepada makhluk halus itu agar segera menghentikan aksinya."
Hentikan Minah hentikan.... " jangan kau lakukan ini kepada kami,apa salah kami?" Hentikaaaaaan....!!!"
Kemudian setan itu menghilang secara tiba-tiba."
Mak Iroh tetap menangis sedih melihat menantunya berubah menjadi kuntilanak dan mengganggu warga.apa salah saya Tuhan sampai-sampai kau beri cobaab seperti ini?!"keluh mak Iroh.
Empat bulan yang lalu Arman anaku meninggal karena kecelakaan,sekarang istrinya meninggal juga dengan tragisnya dan berubah menjadi seperti itu apa salahku dan apa dosa ku Tuhan..?!"mak Iroh terus saja mengeluh seolah-olah tak sanggup menahan penderitaan yang dirasakannya.
Pak Iqbal segera memanggil warga untuk segera berkumpul lalu menjelaskan kejadian dan keadaan korban yang harus segera di tolong seperti pak Ustadz dan ayah nya Ilham kemudian juga dengan pak Rt.
warga beramai-ramai menuju tempat kejadian dan segera membawa pak Ustad dan pak Gani ayahnya Ilham.lalu sebagian lagi mencari pak Rt yang dijelaskan pak Roni kearah mana pak Rt tadi berlari.
Tepat pukul 12:35 dini hari akhirnya pak Rt diketemukan dan sudah tidak bernyawa lagi,keluarga korban menangis histeris lalu warga segera membawa ke rumahnya untuk segera disemayamkan.
Begitu juga dengan pak Gani dan pak Ustadz langsung dilarikan warga ke Rumah Sakit terdekat,Ibunya Ilham hanya sanggup menangis melihat suaminya sedang sekarat seperti itu begitu juga dengan Ilham.
Hingga subuhpun tiba luka-luka dari tubuh pak Ustadz sudah diobati,namun berbeda dengan pak Gani yang masih berada di dalam ruangan ICU,Ilham dan Ibunya harap-harap cemas menunggu dokter keluar ruangan untuk memberikan informasi keadaannya."
Hingga akhirnya pukul 07 :25 pagi dokterpun keluar lalu meminta maaf atas ketidak mampuannya menolong bapak Gani alias bapaknya Ilham tersebut."
Ilham menangis meraung menjadi-jadi seolah tak terima dengan keadaan yang seperti sekarang dialaminya.
Bersambung.....
No comments:
Post a Comment