Sekitar pukul 18:20 wib lebih jelasnya lagi waktu maghrib pak kyai memutuskan berwudhu dan mengajak Ilham,merekapun melaksanakan solat maghrib.setelah selesai solat dan berdoa barulah Ilham menjelaskan dimimpinya dia melihat Roni dipojokan Gubuk ini dengan tangan terikat dan menangis meminta tolong,mendengar cerita ini pak kyai menghembuskan nafas dan berkata :
Ilham itu hanya mimpi janganlah kau terlalu memikirkannya karena mimpi hanya kembang tidur dan jikalau Ilham brrmimpi baik atau buruk sebaiknya Ilham berdoa agar mimpi tersebut tidak menjadi kenyataan jika buruk dan menjadi kenyataan jika baik." Jelas pak kyai.
Tidak pak kyai tidak,ini kenyataan biarpun hanya mimpi tapi perasaan saya kuat bahwa Roni ada disitu pak dipojokan itu."Ilham menunjukan keberadaan Roni.
Pak kyai menoleh kearah yang ditinjukan Ilham dan kemudian tanpa menjelaskan apa-apa lagi kepada Ilham lalu mengambil air di gayung dari batok kelapa yang tersedia di samping gubuk dan membacakan doa,setelah itu airnya disiramkan kearah sudut tiang gubuk sesuai dengan yang diarahkan Ilham.
Tak lama kemudian keluar asap putih yang mengepul dan Roni pun jelas terlihat dengan keadaan berbaring dan gemetaran seperti ketakutan.
Astagfirullah......!" Ucap pak kyai melihat Roni muncul secara tiba-tiba begitu juga dengan Ilham yang langsung berteriak memanggil nama Roni dan langsung menghampiri kemudian memeluk Roni dengan penuh uraian air mata kebahagiaan bahwa Roni sudah diketemukan.
Pak kyai terus memanjatkan doa-doa nya sedangkan Ilham menggandeng Roni keluar gubuk kemudian Ilham mengisyaratkan pak cepat segera pergi dari tempat ini.
Pak kyai menggendong tubuh kecil Roni dan Ilham berpegangan tangan pak kyai,selama diperjalanan gangguan-gangguan datang menghampiri namun pak kyai dan Ilham terus memanjatkan doa-doa agar mereka selamat sampai tujuan.
Suara-suara aneh yang menyeramkan bahkan sosok binatang-binatang seperti ular,harimau bahkan buaya berdatangan namun terhalau dengan tebasan pak kyai menggunakan tasbih yang di genggamnya.
Hingga akhirnya sampai di dusun tempat mereka tinggal,alangkah bahagia dan penuh haru keluarga Roni yang melihat anaknya sudah kembali.
Bersambung.....
nice
ReplyDelete